sedarah

Probably you will read the same story or watch the same movie in another website. Hopefully everyone will enjoy this share….

  • December 2016
    M T W T F S S
    « Jul    
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • Archives

  • your visit rank

    • 2,701,296 hits
  • friendship

    Earn money with Scour!

About

Just enjoy this site.

4 Responses to “About”

  1. didit said

    Surprise

  2. Jhon rio said

    join yo.. Que lagi horny banget…

  3. Muhammad SAW said

    [1] Tidaklah benar bahwa segala jenis pacaran itu diharamkan. Yang terlarang hanyalah yang “mendekati zina”. Padahal, pacaran itu tidaklah identik dengan “mendekati zina”. Lihat artikel Ciuman dengan Pacar.

    [2] Mengungkapkan cinta kepada nonmuhrim tidaklah dilarang dalam Islam. Rasulullah saw. justru berbelas kasih kepada orang yang ekspresikan cinta kepada nonmuhrim. Lihat artikel Sikap Nabi terhadap Ekspresi Cinta

    [3] Selama tidak mendekati zina, tidak melakukan kemunkaran, pacaran itu tidaklah haram. Lihat artikel Halal-Haram Pacaran dan artikel Bantahan terhadap Penentang

    [4] Tetap berkomunikasi itu berarti tetap menghubungkan tali silaturrahim. Bagus! “Sesungguhnya perempuan adalah bersaudara dengan laki-laki.” (HR Abu Dawud dalam Shahih al-Jami’ ash-Shaghir, hadits no.. 2329)

    [5] Memendam rasa cinta itu tidaklah berdosa. “Tiada dosa bagimu jika … kamu pelihara [sesuatu] itu di dalam kalbu. Allah mengetahui bahwa kamu teringat-ingat kepada mereka.” (al-Baqarah [2]: 235) Dari ayat ini kita pahami, ‘mengingat-ingat’ (merindukan, membayangkan, mengkhayalkan, dsb) kepada nonmuhrim bukanlah ‘zina hati’ dan bukan pula dosa.
    Yang tergolong “zina hati”, sehingga berdosa, adalah “mengharap-harap kesempatan berzina”.

    [6] Agar tidak berdosa, berhubunganlah dengannya secara islami. Dengan kata lain, perhatikanlah rambu-rambunya. Lihat artikel Taman Cinta dan artikel Ibnu Qayyim Menerima Pacaran Islami

    [7] Kau boleh menuangkan rasa cinta itu dalam bentuk apa pun yang tidak mungkar. Sastra pun dapat kau manfaatkan, sebagaimana yang telah dilakukan oleh Ibnu Hazm al-Andalusi, seorang ulama besar di Abad Pertengahan.

    “Silakan bercinta dan luapkanlah cinta kepada kekasih selama tidak melanggar norma agama dan norma budaya.” Demikian penegasan dari seorang ulama kita, Dr. M. Quraish Shihab, di buku beliau, Perempuan (hlm. 87).

    Masalahnya, bagaimana cara meluapkan atau mengekspresikan cinta asmara yang tidak melanggar norma agama Islam? Di buku tersebut, Pak Quraish Shihab menerangkannya sepanjang dua atau tiga halaman. Itu saja. Beliau belum secara rinci menjelaskannya. Terus terang, saya menjadi penasaran. Inilah yang menggerakkan saya menulis buku Mesra Tanpa Zina (Ekspresi Cinta Asmara Islami ala Ibnu Hazm al-Andalusi). Naskahnya sudah saya selesaikan, mudah-mudahan bisa segera terbit, sehingga dapat segera kau baca dan kau amalkan.

    Wallaahu a’lam.

  4. Luna Maria said

    OK GOODD

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: